Pemkab Aceh Barat Siapkan Anggaran Rp7 Miliar untuk Pengawasan Pilkada Serentak 2024

- 11 Juni 2024, 22:14 WIB
Ilustrasi uang/antaranews.com
Ilustrasi uang/antaranews.com /

JURNALACEH.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp7 miliar untuk mendukung pengawasan penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024. Dana tersebut akan diperuntukkan bagi Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Barat, seperti yang diungkapkan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Aceh Barat, Abdurrani, dalam wawancara dengan ANTARA di Meulaboh pada hari Senin.

Abdurrani menjelaskan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk pengawasan Pilkada setelah komisioner Panwaslih Kabupaten Aceh Barat dikukuhkan untuk menjalankan tugasnya.

Namun, saat ini, dana sebesar Rp7 miliar tersebut belum diserahkan kepada Panwaslih Kabupaten Aceh Barat, karena pemerintah daerah masih menunggu pengajuan proposal dan perincian terkait penggunaan anggaran lembaga tersebut.

Apabila pengajuan anggaran telah diterima oleh pemerintah daerah, anggaran tersebut akan segera disalurkan ke Panwaslih Kabupaten Aceh Barat untuk digunakan sesuai peruntukkannya. Selain alokasi anggaran untuk Panwaslih, pemerintah daerah juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,4 miliar kepada Polres Aceh Barat untuk biaya pengamanan pelaksanaan Pilkada serentak 2024.

Baca Juga: PKB Tetapkan 35 Daftar Rekomendasi Calon Kepala Daerah untuk Pilkada 2024, Ini Nama-Namanya

Tidak hanya itu, anggaran hibah sebesar Rp2,49 miliar juga telah dialokasikan untuk Kodim 0105 Aceh Barat guna mendukung biaya pengamanan pelaksanaan Pilkada serentak 2024.

Abdurrani menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Barat selalu siap mendukung suksesnya penyelenggaraan Pilkada 2024, terutama dari segi ketersediaan anggaran. Hal ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kelancaran dan keamanan jalannya proses demokrasi di tingkat lokal.

Demokrasi Berjalan: Proses Pilkada dalam Dinamika Politik Lokal

Pilkada, atau Pemilihan Kepala Daerah, merupakan salah satu momen penting dalam dinamika politik Indonesia. Setiap lima tahun sekali, rakyat di berbagai daerah memiliki kesempatan untuk memilih pemimpin mereka secara langsung.

Namun, di balik prosesnya yang tampak sederhana, terdapat serangkaian tahapan dan kompleksitas yang memerlukan koordinasi yang baik antara berbagai pihak terkait.

Halaman:

Editor: Fauzi Jurnal Aceh


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah