Ingat! Deklarasi Koalisi PKB-Gerindra Hari Ini, Belum Termasuk Paket Capres dan Cawapres

- 13 Agustus 2022, 12:56 WIB
Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar dan Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto
Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar dan Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto /PKB/

JURNALACEH.COM - Koalisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerindra untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 masing nanggung. Pasalnya, paket calon presiden (capres) dan cawapres tidak dimunculkan dalam deklarasi koalisi yang digelar hari ini, Sabtu, 13 Agustus 2022.

Deklarasi ini digelar setelah hampir dua bukan ”pacaran”. Deklarasi ini dipandang oleh kedua partai sebagai langkah ke jenjang yang lebih serius.

PKB dan Gerindra mengikat ”janji suci” dengan menandatangani Piagam Deklarasi  koalisi dalam menyongsong Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 di Sentul Convention Center, Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga: Tunjuk Sekda Abdya Sebagai Plh Bupati, Pelantikan Pj Bupati Abdya Diprediksi Ditunda

Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan, dalam deklarasi koalisi tersebut, ketua umum kedua partai, yakni Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) dipastikan bakal hadir.

”Pak Prabowo dan Gus Muhaimin akan hadir sekaligus menyampaikan pidato di acara deklarasi pagi hari ini,” kata Gus Jazil.

Gus Jazil memastikan bahwa deklarasi di Sentul hari ini masih sebatas deklarasi koalisi kedua partai menuju Pilpres 2024. Sementara soal nama calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) baru akan dideklarasikan pada kesempatan berikutnya.

Baca Juga: Juara AFF U-16 2022, Akhirnya Indonesia Ulangi Tren Positif 2018 Silam

”Kita tidak tergesa-gesa. Masih ada waktu 1,5 tahun. Partai lain juga belum ada yang mengumumkan calonnya. Yang jelas kalau calon dari PKB dan Gerindra tidak akan keluar dari dua nama itu, Gus Muhaimin dan Pak Prabowo,” tuturnya.

Ditanya dari dua nama itu siapa yang akan diusung menjadi capres dan siapa yang cawapres, mengingat kedua partai masing-masing ingin mengusung capres, Gus Jazil membenarkan bahwa sesuai dengan mandat Muktamar PKB di Bali pada 2019 lalu, para kader sepakat untuk mengusung Gus Muhaimin sebagai capres. Dorongan yang sama juga datang dari para kiai, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU).

Halaman:

Editor: Ade Alkausar


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah