Minimalisir Potensi Banjir Bandang, BPBA Aceh Himbau Masyarakat Jaga Kelestarian Hutan

- 3 Februari 2023, 20:05 WIB
Banjir di Aceh/Instagram/agam_kramat
Banjir di Aceh/Instagram/agam_kramat /

JURNAL ACEH.COM – Badan Penanggulangan Bencana ACEH (BPBA) mengimbau masyarakat Aceh untuk selalu menjaga ekosistem demi kelestarian hutan yang selama ini berfungsi sebagai tempat penanggulangan banjir.

Hal ini dilakukan untuk meminimalisir potensi bencana banjir dan tanah longsor karena hutan merupakan daerah yang sangat penting penampung air hujan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Pelaksana BPBA Ilyas, Banda Aceh, Jumat (03/02). Pihaknya mengatakan bahwa tingginya frekuensi banjirdi Aceh disebabkan oleh semakin meningkatnya kerusakan hutan (deforestasi) yang menyebabkan degradasi hutan sehingga menyebabkan hutan atau pepohonan tidak mampu lagi menampung air hujan dan air tersebut menjadi tergenang.

 Baca Juga: Ini Lho, Dusun Bambu yang Jadi tempat Wisata Paling Populer tahun 2023

Pihaknya juga menyebutkan bahwa BMKG juga sudah mengimbau masyarakat Aceh terkait dengan prediksi awal tahun 2023 akan tingginya frekuensi hujan di beberapa daerah di wilayah Aceh dan potensi banjir akan terjadi akibat perambahan hutan dan pembalakan liar yang tidak terkendali.

Ia juga menambahkan bahwa banjir yang terjadi di Aceh juga disebabkan karena akumulasi dari kerusakan lingkungan hidup yang terjadi di hulu maupun hilir, oleh karena itu sangat penting untuk memberikan pengetahuan kelestarian lingkungan demi meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan hidup.

Pihaknya juga menyebutkan bahwa hal yang utama dari penanggulangan banjir adalah mengetahui dampak yang ditimbulkan dan bagaimana cara menanggapi bahaya banjit tersebut kepada masyarakat.

Baca Juga: Bikin Heboh Army dan Carat, Hoshi Seventeen Muncul di Talk Show Suga BTS 'Suchwita, Simak 3 Fakta Menariknya

BPBA juga mencatat bahwa bencana banjir dan tanah longsong cenderun meningkat di tahun 2023, dengan rincian 49 kejadian diantaranya 16 peristiwa banjir dan 14 peristiwa tanah longsor.

Sementara itu juga terdapat sekitar 12 peristiwa kebakaran pemukiman, selebihnya ada kebakaran hutan dan lahan, serta gempa bumi yang sudah terjadi sebanyak satu kali sepanjang tahun 2023 ini.

Ilyas juga menambahkan kategori kabupaten yang banyak mengalami kejadian bencana alam diantaranya Aceh Besar, Aceh Tengah dan Bener Meriah. Adapun total kerugian yang terjadi akibat bencana tersebut sangat besar yakni mencapai Rp 58 miliar per Januari 2023 ini.***

Update berita dan artikel menarik lainnya di Google News

Editor: Fauzi Jurnal Aceh


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x